Bangsa Yang Siap : Manusia

Dalam sebuah perjalanan, masing-masing orang akan memiliki ketertarikan yang berbeda. Saat ku berbincang dengan sahabat asramaku dia menikmati alam dalam setiap perjalanannya. Ada pula yang menikmati interaksi dengan orang-orang baru yang ditemui saat perjalanan. Begitu juga aku, dalam setiap perjalanan yang kulakukan tak akan tertinggal untuk mengamati interaksi orang-orang asli serta sistem yang ada di tempat yang bersangkutan.

Pada perjalanan kali ini, aku sungguh dibuat terkejut dengan bagaimana orang Jepang sangat disiplin terhadap sistem yang mereka buat. ngantri'        Menunggu penumpang sebelumnya turun

Dari mulai masalah mengantri, menggunakan ekskalator, hingga masuk ke transportasi semua tertata dan dipatuhi oleh warganya. Hal yang paling membuatku terkejut adalah urusan ekskalator. Mungkin di Indonesia orang-orang akan dengan bebas mengambil berbagai sisi dari ekskalator. Namun, perbedaan sungguh nyata di Jepang. Orang-orang yang tidak memiliki urusan yang ingin cepat dilakukan akan berada pada sebelah kiri ekskalator, hal ini membuat orang-orang yang sedang terburu-buru dapat mengambil sisi kanan ekskalator dan berlari naik atau turun ekskalator. Jadi, kita pasti akan melihat barisan orang di ekskalator sebelah kiri. Akan berbeda jika di Indonesia, orang yang berlari di ekskalator mungkin dianggap kampungan. Tapi, jangankan untuk berlari, orang-orang pasti akan seenaknya mengambil berbagai sisi di ekskalator.

Selain itu, orang Jepang entah mengapa sangat menghargai orang-orang yang baru turun dari kereta/transportasi publik lainnya. Orang-orang yang akan naik akan menunggu hingga penumpang yang akan turun dirasa sudah tidak ada. Selain itu, untuk urusan antrian jangan ditanya lagi. Mungkin, orang jepang juara dalam hal ini. Dari dua hal ini saja kita bisa melihat kalau Jepang memang sudah siap. Jepang sudah menjadi negara yang siap. Kesiapan ini bisa kita lihat dari bagaimana peraturan yang ada dipatuhi dengan baik oleh warganya. Mencoba mengkomparasi kembali, tengoklah dengan bijak apa yang terjadi di negara kita.

Di Indonesia mayoritas yang terjadi adalah kebalikan dengan apa yang ada di Jepang. Jangankan untuk membuat barisan pada ekskalator. Mungkin makna antri sudah lama sulit dipahami oleh banyak orang. Coba perhatikan antrian-antrian yang ada di berbagai tempat, pasti akan terlihat bagaimana semrawutnya negara ini. Orang-orang akan cenderung bertempramen tinggi saat agak lama menunggu pada barisan antrian.

Ini bro yang mau aku sampaikan. Menurutku inilah hal yang paling utama untuk membuat kita menjadi Bangsa Yang Siap. Karakter masyarakat harus dibina dan dibiasakan dengan kedisiplinan. Akan percuma saat pemerintah dengan semangatnya membangun negara tapi rakyatnya belum siap. Inilah pondasi untuk mempersiapkan Bangsa Yang Siap. Saat pondasi-pondasinya belum siap, kebijakan apapun, inovasi apapun yang diciptakan akan sangat sulit untuk dikembangkan lebih jauh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s