Langkah Mendunia

Globalisasi menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari. Satu negara dengan negara lain bagaikan tanpa batas. Hubungan manusia sudah bukan lagi seperti dahulu yang terbatas pada sejauh mana kaki melangkah yang membatasi gerakan hanya sampai tingkat desa, kabupaten, atau paling luas setingkat nasional. Kemajuan berbagai negara pun tidak dapat lepas dari baiknya hubungan dengan negara lain. Dari mulai hubungan bilateral, kerja sama ekonomi, hingga riset yang melibatkan banyak keahlian tidak terbatas pada jarak. Forum-forum internasional pun banyak sekali dilakukan. Kemudahan melintasi negara ke negara, lebih murahnya penerbangan yang bisa diambil, serta regulasi lintas negara yang lebih mudah transparan membuat sebuah perjalanan dan kerja sama internasional bukan menjadi hal yang rumit untuk dilakukan.

Tujuh tahun lalu, saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, Singapore dan Malaysia menjadi negara pertama tempat kaki ini memulai langkah mendunianya. Tujuh tahun lalu pulalah kusadari jika ada yang salah denganku dan negeriku kini. Banyak kemajuan yang sudah dilakukan oleh dua negara tetangga Indonesia tersebut. Merdeka lebih lama dibandingkan dengan Indonesia, tidak membuat kedua negara tersebut tertinggal. Terjadi sebaliknya, kini Indonesialah yang harus banyak belajar dari dua negara tetangga kita.

 

Study Banding @Singapore
Study Banding : Anglican High School Singapore

Singapore

Tujuh tahun berlalu, berawal dari diajak untuk memikirkan permasalahan yang ada di masyarakat sekitar. Aku bersama dua temanku (Aisah dan Azalia) mengikuti HISAS 14 sebuah konferensi sekaligus perlombaan paper yang diadakan oleh PPI Hokkaido. Berbekal ide untuk memperbaiki transportasi Bandung pada khususnya dan tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di Indonesia kami bertiga terbang ke Hokkaido University untuk melihat seberapa hebat ide kami melalui diskusi dengan peserta lain serta penilaian yang didapat dari dewan juri.

maxresdefault

Tiba di Bandara New Chitose, kami merasakan suasana yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Tiba di Hokkaido, Jepang dalam suasana musim salju, balutan putih tumpukan es langsung menyambut kami. Kulit seorang penghuni garis khatulistiwa pun merasakan perbedaan yang signifikan. Udara sekitar perlahan mulai terasa dingin saat keluar dari pesawat. Namun, atas saran Aisah yang notabennya merupakan anak Biologi, winter coat pun tidak langsung ku gunakan. Katanya, agar tubuh lebih mudah beradaptasi dengan cuaca lingkungan baru.

IMG_1769compress    IMG_1761compress IMG_1815new

Berjalan dari bandara New-Chitose hingga jalanan di sekitar penginapan decak kagum tidak hentinya menghiasi sepanjang perjalanan. Lama tinggal di negara dengan berjuta masalah membuat hal yang ada di depan mata menjadi hal yang sangat mengagumkan. Sistem transportasi, ketertiban masyarakat, serta kebersihan yang terjaga menggambarkan betapa tertinggalnya negara kita Indonesia.

Sapporo, Hokkaido, Jepang menjadi perjalanan kedua menduniaku sekaligus memberikan pelajaran dan semangat. Kadang sulit diterima nalar, Indonesia dan Jepang harusnya dalam posisi yang sama kini. Di akhir perang dunia kedua, Jepang harus menelan dua Bom Atom serta pembayaran kerugian perang kepada pihak pemenang. Hal ini terjadi pada waktu yang berdekatan dengan merdekanya negara kita. Namun, kenyataannya Indonesia kini berbeda dengan Jepang. Banyak kemajuan yang terjadi disana, tetapi tidak ada di negara kita. Sudah jauh apa yang dicapai Jepang, tapi kita baru memulai untuk mengejarnya.

Akan membutuhkan energi yang cukup besar memang dalam mengejar ketertinggalan itu. Namun, hal ini harusnya dapat terkejar. Hancur akibat bom atom saja Jepang masih sanggup untuk bangkit, apalagi Indonesia yang kini sebenarnya dalam kondisi yang mudah, pasti bisa bangkit dan mengejarnya. Kini tinggal kita sebagai pelanjut tonggak bangsa apakah siap untuk melakukannya. Persatuan dan semangat membangunlah yang harus ditingkatkan. Dan akhirnya, negara yang diidam-idamkan untuk negara yang lebih baik dapat tercapai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s